My WordPress Blog

Hujan deras menyertai pemakaman Vidi Aldiano, Sheila Dara berjalan di belakang keranda

Kehidupan dan Perjuangan Vidi Aldiano

Penyanyi ternama, Vidi Aldiano, akhirnya menghembuskan napas terakhirnya pada hari Sabtu (7/3/2026) malam setelah berjuang selama enam tahun melawan kanker ginjal. Pemakaman dilakukan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada hari Minggu (8/3/2026). Kepergian Vidi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, teman, dan para penggemarnya.

Pagi itu, langit Jakarta tampak gelap dan gerimis turun perlahan di TPU Tanah Kusir. Di bawah tenda yang baru saja dipasang, para pelayat berdiri rapat mengelilingi liang lahat. Beberapa dari mereka membuka payung, sementara yang lain membiarkan tetes hujan jatuh di bahu mereka. Keranda yang membawa jenazah Vidi Aldiano tiba, dan langkah para kerabat mengiringinya pelan menuju tempat peristirahatan terakhir.

Di barisan belakang, istri Vidi, Sheila Dara Aisha, berjalan perlahan. Ia mengenakan pakaian hitam, kerudung biru, dan masker menutupi wajahnya. Tampak seseorang memayunginya. Tak banyak kata yang terdengar. Hanya isak pelan dan doa yang berbisik di antara para pelayat.

Sebelum dimakamkan, jenazah Vidi disalatkan di masjid dekat rumah duka di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Dari sana, rombongan berangkat menuju TPU Tanah Kusir sekitar pukul 09.00 WIB.

Kabar duka pertama kali disampaikan oleh ayah Vidi, Harry Aprianto Kissowo, melalui media sosial. Ia menulis bahwa putranya berpulang pada 17 Ramadan. “Telah berpulang menuju cahaya Ilahi, anak saya Oxavia Aldiano,” tulisnya.

Bagi banyak orang, sosok Vidi bukan hanya penyanyi pop. Ia juga dikenal sebagai pribadi yang terbuka tentang perjuangannya melawan penyakit. Enam tahun lalu, ia pertama kali mengabarkan bahwa dirinya mengidap kanker ginjal. Alih-alih mengeluh, ia justru menyebut penyakit itu sebagai “hadiah dari Tuhan”.

“Banyak perubahan sejak hari itu. Banyak prioritas berubah,” tulisnya dalam sebuah unggahan media sosial beberapa waktu lalu. Selama bertahun-tahun menjalani pengobatan, Vidi tetap berbagi cerita tentang harapan, rasa syukur, dan cara melihat hidup dari sudut yang berbeda.

Kini, di bawah langit yang diguyur hujan, para pelayat melepasnya untuk terakhir kali. Suara doa bergema pelan, dan di tanah yang basah oleh gerimis, perjalanan panjang seorang penyanyi akhirnya beristirahat.

Simpati dan Duka untuk Sheila Dara Aisha

Di media sosial X (dulu Twitter), nama Vidi Aldiano menduduki Trending Topic, sebagaimana pantauan Tribunnews.com pada Sabtu (7/3/2026) malam pukul 20.45 WIB. Warganet mengungkapkan bela sungkawa dan simpati mendalam kepada Sheila Dara Aisha, wanita yang dinikahi Vidi Aldiano pada 15 Januari 2022.

Terlebih, Vidi tutup usia kurang dari dua bulan setelah dirinya dan Sheila Dara Aisha merayakan ulang tahun pernikahan yang keempat pada 15 Januari 2026. Vidi bahkan sempat mengunggah perayaan ulang tahun pernikahannya dengan Ai, panggilan sayang sang istri, di akun Instagramnya, @vidialdiano.

Dalam unggahan foto pernikahan itu, Vidi menyematkan caption atau takarir yang menunjukkan betapa dia begitu bersyukur mendapat Sheila Dara Aisha sebagai pendamping hidup. “Happy anniversary to the one, my life supporter…” tulisnya.

Di media sosial X, tak lama setelah Vidi meninggal dunia, salah satu warganet mengunggah momen ketika Sheila Dara Aisha memenangi kategori Pemeran Utama Perempuan Terbaik dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2025, Kamis (20/11/2025). Penghargaan itu, diraih wanita kelahiran Bandung, Jawa Barat 24 September 1992 tersebut, berkat perannya sebagai Sore di film Sore: Istri dari Masa Depan karya sutradara Yandy Laurens.

Saat itu, Sheila Dara Aisha mengucapkan terima kasih kepada Vidi dan menyebutnya, “Suami saya selamanya yang ada di sana,” sembari tersenyum lebar dan menunjuk Vidi yang duduk di kursi hadirin. Vidi pun langsung membalasnya dengan tepuk tangan dan tawa lebar pula.

Dalam unggahan akun @cinephileintern, tertulis cuitan: “Suami saya selamanya” – Sheila Dara. Hari ini kata-kata ini terasa sedih sekali. Rest in love Vidi Aldiano.

Warganet lain pun langsung memberikan ucapan duka cita dan berharap Sheila Dara tabah menerima cobaan kepergian Vidi. Mereka mengapresiasi bagaimana Sheila tetap setia mendampingi Vidi meskipun mengetahui kondisinya.

Hubungan yang Penuh Cinta dan Ketabahan

Vidi Aldiano dan Sheila Dara Aisha adalah pasangan yang tidak pernah menunjukkan kemesraan secara publik. Namun, dari tatapan dan tindakan mereka, terlihat jelas betapa besar cinta yang mereka miliki. Mereka membuktikan bahwa cinta sesungguhnya tidak perlu diungkapkan secara berlebihan, tetapi dapat ditunjukkan melalui kesetiaan dan dukungan.

Mereka berdua tidak perlu menunjukkan kemesraan. Dari tatapan Sheila disini terlihat betul cintanya. Semoga Sheila Dara sekeluarga diberikan ketabahan dan kekuatan. Kamu sudah tidak sakit lagi, Vid! Pulang di bulan yang suci. Rest in Love Vidi.

Pasangan ini menjadi contoh nyata tentang cinta tanpa syarat. Mereka berdua benar-benar membuktikan bahwa cinta sejati bisa terwujud tanpa perlu pamer atau menunjukkan kebersamaan secara berlebihan. Selamat jalan, Vidi. Semoga kamu tenang di surga.

Amri Nufail

Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *