My WordPress Blog

Aksi Viral AKBP Natalena Eko di Bungo Sebelum Demo, Bakar Dompeng di SPBU

Perubahan Jabatan AKBP Natalena Eko Cahyono dan Kiprahnya di Bungo

AKBP Natalena Eko Cahyono, seorang perwira polisi yang dikenal dengan aksi-aksi tegasnya, kini telah mengalami perubahan jabatan. Ia tidak lagi menjabat sebagai Kapolres Bungo, melainkan dipindahkan ke posisi Pamen Polda Jambi tanpa jabatan strategis. Hal ini merupakan bagian dari mutasi besar-besaran yang dilakukan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) pada akhir Februari 2026.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Telegram (ST) Kapolri nomor ST/440/II/KEP./2026 tanggal 27 Februari 2026. Dalam surat tersebut, terdapat total 54 personel Polri yang dimutasi. Rinciannya adalah 44 personel yang mendapatkan promosi atau pergeseran setara, 3 personel yang mengalami evaluasi/demosi, dan 7 personel yang memasuki masa pensiun.

Tiga Kapolres yang Didemosi

Dari jumlah tersebut, tiga kapolres menjadi korban demosi. Mereka adalah:

  1. AKBP Natalena Eko Cahyono (Eks Kapolres Bungo)

    AKBP Natalena ditarik menjadi perwira menengah (Pamen) Polda Jambi tanpa jabatan strategis. Meski belum ada penjelasan rinci tentang alasan pengangkatannya, ia tetap berada dalam proses penyelidikan dari Mabes Polri.

  2. AKBP Didik Putra Kuncoro (Eks Kapolres Bima Kota)

    Nasib paling tragis dialami AKBP Didik. Selain didemosi, ia juga divonis Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) karena pelanggaran berat, termasuk kasus penyimpangan seksual dan penggunaan uang Rp2,8 miliar dari bandar narkoba. Saat ini, ia telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara pidana di Bareskrim Polri.

  3. Kombes Edy Setyanto Erning Wibowo (Eks Kapolresta Sleman)

    Nama Kombes Edy juga menjadi sorotan setelah kasus Hogi Minaya, suami korban penjambretan yang justru ditetapkan sebagai tersangka. Selain itu, lemahnya pengawasan pimpinan dalam penanganan kecelakaan maut mahasiswa UGM 2025 menyebabkan citra Polres Sleman terpuruk. Akibatnya, Edy resmi didemosi menjadi Analis Divkum Polri demi objektivitas pemeriksaan.

Aksi Viral AKBP Natalena Eko Cahyono

Sebelumnya, AKBP Natalena Eko Cahyono dikenal dengan aksi-aksi tegasnya di wilayah Bungo. Ia dilantik sebagai Kapolres Bungo pada Juni 2024, menggantikan AKBP Singgih Hermawan. Mutasi jabatannya tertuang dalam surat telegram Kapolri nomor: 1236/VI/2024 tanggal 25 Juni 2024.

Pada Desember 2025 lalu, ia viral saat mengamuk di SPBU Kabupaten Bungo. Saat itu, banyak mobil yang dimodifikasi untuk melangsir BBM subsidi, sehingga menyebabkan kemacetan panjang. Dalam video yang viral, tongkat komando milik AKBP Natalena patah akibat emosinya yang tinggi.

Selain itu, pada September-Oktober 2025, AKBP Natalena pernah berkantor di Dusun Sungai Telang, salah satu lokasi rawan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI). Ia mengklaim akan zerokan PETI di Kabupaten Bungo.

Pada Juli 2025, Polres Bungo yang dipimpin oleh AKBP Natalena Eko Cahyono membakar puluhan mesin dompeng di area Bandara Muaro Bungo, Desa Sungai Buluh, Kecamatan Rimbo Tengah. Mesin-mesin ini digunakan untuk aktivitas PETI di wilayah tersebut.


Faiqa Amalia

Jurnalis yang fokus pada isu pendidikan, karier, dan pengembangan diri. Ia suka membaca buku motivasi, mengikuti seminar online, dan menulis rangkuman belajar. Hobinya adalah minum teh sambil menenangkan pikiran. Motto: “Pengetahuan harus dibagikan, bukan disimpan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *