My WordPress Blog

Pemilik Rumah Tewas Usai Dihantam Benda Tumpul di Bekasi

Peristiwa Pencurian dengan Kekerasan di Perumahan Prima Asri

Peristiwa tragis terjadi di Perumahan Prima Asri, Blok B4, Jalan Caman Raya Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi. Pasangan suami istri (Pasutri) menjadi korban pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan salah satu korban meninggal dunia dan yang lainnya dalam kondisi kritis.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal, mengungkapkan bahwa akibat peristiwa tersebut, sejumlah barang berharga milik pasutri hilang. Barang-barang yang hilang antara lain gelang emas yang dikenakan oleh korban perempuan dan dua kunci mobil. Saat ini, penyelidikan masih dilakukan untuk menentukan apakah kasus ini murni perampokan atau ada motif lain.

Dari informasi yang diperoleh, EU (65), sang suami, meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk keperluan autopsi. Sementara itu, istrinya, P (60), dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Primaya Kalimalang, Bekasi, setelah diduga menjadi korban penganiayaan.

Kronologi Kejadian

Menurut penjelasan Kompol Andi Muhammad Iqbal, saat kejadian, rumah tersebut dihuni oleh empat orang, yaitu EU, P, satu anak mereka, dan seorang Asisten Rumah Tangga (ART). ART bekerja dengan sistem pulang pergi dan tidak berada di lokasi saat kejadian.

Peristiwa pertama kali diketahui oleh anak korban. Sang anak mengaku sering dibangunkan oleh P sekira pukul 03.00 WIB untuk persiapan sahur. Alarm ponsel anak tersebut kemudian berbunyi sekira pukul 04.15 WIB. Anak korban yang terbangun merasa bingung karena sudah mendekati waktu imsak, namun tidak ada yang membangunkannya.

Merasa cemas, anak korban mencoba membangunkan ibunya, tetapi tidak ada jawaban. Bahkan, ia sempat mendengar suara seperti orang merintih. Dengan rasa panik, anak tersebut berusaha meminta pertolongan warga sekitar. Namun, karena suasana masih dini hari dan sepi, ia kemudian menghubungi keluarga besar.

Setelah keluarga datang, mereka membuka paksa kamar korban yang dalam keadaan terkunci. Ketika pintu berhasil dibuka, kedua orangtua tersebut ditemukan tergeletak dalam kondisi mengenaskan. EU ditemukan di atas kasur dengan mata lebam dan tubuh bersimbah darah. Sementara P tergeletak di lantai kamar dalam keadaan tubuh terluka.

Indikasi Dugaan Pelaku

Kompol Andi Muhammad Iqbal menyampaikan bahwa polisi masih melakukan penyelidikan terkait dugaan motif pelaku. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), diduga pelaku masuk dengan cara merusak jendela di bagian pojok rumah. Jejak kaki juga ditemukan yang mengarah pada dugaan pelaku memanjat tembok belakang rumah yang berbatasan dengan lahan kosong.

Untuk sementara, dugaan pelaku masuk lewat jendela setelah memanjat tembok belakang. Kemungkinan besar lebih dari satu orang, tetapi masih dalam penyelidikan.

Penanganan Kasus

Saat ini, sejumlah barang bukti telah diamankan, termasuk kasur yang terdapat bercak darah. Polisi juga masih mendata saksi-saksi, baik dari pihak keluarga maupun warga sekitar. Kasus ini ditangani secara kolaboratif oleh Polsek, Polres Metro Bekasi Kota, dan Polda Metro Jaya.


Faiqa Amalia

Jurnalis yang fokus pada isu pendidikan, karier, dan pengembangan diri. Ia suka membaca buku motivasi, mengikuti seminar online, dan menulis rangkuman belajar. Hobinya adalah minum teh sambil menenangkan pikiran. Motto: “Pengetahuan harus dibagikan, bukan disimpan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *