Keunikan Kuliner Sragen yang Menarik Perhatian
Kabupaten Sragen, atau sering disebut sebagai “Bumi Sukowati”, memiliki daya tarik yang tidak hanya terletak pada situs sejarah seperti Sangiran, tetapi juga pada berbagai hidangan khas yang menarik perhatian para wisatawan. Salah satu pasangan selebgram asal Sragen, Fauzan dan Putri Ayu, telah memperkenalkan berbagai kuliner lokal yang patut dicoba saat berkunjung ke daerah ini.
Rekomendasi Kuliner Khas Sragen
Berikut adalah beberapa rekomendasi kuliner yang wajib dicoba oleh para pengunjung:
- Gablok
Gablok merupakan makanan tradisional yang terbuat dari ampas tahu yang dikukus dengan campuran bumbu seperti bawang putih dan garam. Teksturnya padat dan sedikit kenyal. Makanan ini biasanya disajikan dengan pecel atau dimakan bersama lontong sayur. Harganya sangat terjangkau, hanya Rp2 ribu per porsi.
“Kalau makanan tradisional yang wajib banget ya itu pasti, namanya Gablok. Ini saya lihat dari konten saya itu masih banyak yang belum tahu di luar daerah. Itu wajib banget bisa coba karena bisa enak,” ujar Fauzan.
-
Sambel Tumpang
Sambel tumpang adalah sayur yang dibuat dengan bahan utama tahu fermentasi. Kudapan ini biasanya disajikan bersama nasi putih hangat dan rebusan sayur. Menu ini terbilang mudah ditemui di Sragen, terutama di pasar tradisional. Harganya murah, yaitu Rp5 ribu untuk seporsi nasi, sayuran rebus dan sambel tumpang. -
Soto
Soto menjadi menu sarapan andalan warga Sragen. Warung soto sangat mudah ditemui, bahkan ada penjual soto dengan harga Rp1 ribu. “Jadi andalan kalau sarapan itu pasti soto, mau cari dimana aja pasti ketemu lah namanya soto, disini tuh pasti harganya murah-murah tapi enak-enak gitu,” ujarnya. -
Kampung Pentol
Kampung Salam di Kedawung Sragen dikenal sebagai tempat yang menjual pentol. Pentol adalah camilan berbahan dasar tepung dan daging ayam. Fauzan mengatakan bahwa kampung ini sering viral karena festival pentol yang diadakan setiap beberapa hari. -
Donat Labu
Donat labu menjadi salah satu camilan modern yang populer di Sragen. Berbeda dari donat pada umumnya, kudapan ini menggunakan campuran labu kuning sebagai bahan dasar yang memberikan warna kuning alami serta tekstur yang jauh lebih lembut dan empuk. Donat ini juga tersedia dalam berbagai pilihan topping kekinian seperti cokelat glaze, keju melimpah, hingga rasa tiramisu dan green tea.
“Kalau mampir ke Sragen bisa nyobain Plopy Donat, itu spesialis donat labu, donatnya itu memang khusus dibuat dari labu,” ujarnya.
Keunikan Sragen yang Menarik
Selain kekayaan kuliner, Sragen juga memiliki posisi strategis yang berada di jalur utama antara Kota Solo dan Surabaya. Lokasinya yang berada di perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur membuat kabupaten ini menjadi titik singgah populer bagi para pelancong. Selain itu, Sragen juga dikenal secara internasional karena adanya Situs Purbakala Sangiran, yang ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia.
Dengan kombinasi antara tradisi dan modernitas, Sragen menawarkan pengalaman kuliner yang unik dan menarik. Dari makanan tradisional hingga camilan kekinian, setiap hidangan memiliki cerita dan keunikan tersendiri. Jadi, jika Anda berkunjung ke Sragen, jangan lupa mencoba berbagai rekomendasi kuliner yang telah disampaikan oleh Fauzan dan Putri Ayu.



Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.











