Peran Keluarga dalam Konflik Denada dan Ressa Rizky Rossano
Polemik antara Denada dan Ressa Rizky Rossano, anak kandungnya yang baru saja diakui, terus menjadi perhatian publik. Berbagai pihak terkait, termasuk mantan suami dan adik Denada, turut menyampaikan pendapat mereka mengenai masalah ini. Mereka berharap agar konflik dapat segera selesai dan hubungan keluarga kembali rukun serta damai.
Jerry Aurum: Minta Tak Ada Drama Lagi
Jerry Aurum, mantan suami Denada, memberikan respons terhadap pengakuan Denada bahwa Ressa adalah anak kandungnya. Dalam kolom komentar postingan Denada, Jerry menulis pesan yang penuh dukungan dan harapan untuk keharmonisan hubungan antara Denada dan Ressa.
“Kita semua pasti banyak salah, tapi gak semua punya keberanian untuk memperbaikinya dan punya hati besar untuk memaafkan yang salah,” tulis Jerry. Ia juga berharap tidak ada drama lagi di masa depan antara Denada dan Ressa. “Semoga ke depannya kamu, Ressa dan keluarga besar jadi rukun, no drama, bahagia. Aku doakan cum, Amin.”
Denada dan Jerry menikah pada 15 Februari 2012 di Bali. Dari pernikahan tersebut, mereka memiliki satu anak perempuan bernama Shakira, yang kini dikenal sebagai Aisha Aurum. Namun, setelah tiga tahun menikah, mereka memutuskan untuk bercerai pada 2015. Sebelum menikah dengan Jerry, Denada belum pernah menikah. Namun, fakta terbaru mengungkap bahwa Denada telah memiliki anak sebelum menikah, yaitu Ressa Rizky Rossano, yang lahir pada tahun 2001.
Enrico Tambunan: Minta Emilia Contessa Tidak Disentuh
Enrico Tambunan, adik Denada, juga ikut menyampaikan pandangan terkait konflik ini. Ia menegaskan bahwa meskipun Denada telah mengakui Ressa sebagai anak kandungnya, seharusnya tidak ada lagi pernyataan atau sikap yang menyinggung sosok Emilia Contessa, ibu dari Denada dan Enrico.
Emilia Contessa merupakan nenek dari Ressa Rizky Rossano. Dalam unggahannya di akun Instagram pribadinya, Enrico menyampaikan permohonan agar nama ibunya tidak lagi dibawa-bawa dalam perseteruan ini.
“Harusnya tidak perlu menjelek-jelekkan seorang yang sudah meninggal,” ujarnya. Ia juga berharap Ressa dapat bersikap lebih bijaksana dalam menyikapi masalah keluarga yang sensitif ini.
Enrico juga menyampaikan pesan bernuansa adat Batak sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga besar dan orang-orang yang dituakan dalam keluarganya. “Tulang, Nantulang (penghormatan tertinggi dari seorang Batak yang disampaikan kepada paman/bibinya), kami menyembah (menaruh hormat) sepenuhnya kepada kalian, dengan memberikan kepala kami serta sepuluh jari kami.”

Ia juga memohon agar pihak-pihak yang masih kerap mengungkit nama mendiang ibundanya dalam polemik tersebut tidak melakukannya lagi. “Aku mohon, yang pertama, tolong jangan bawa-bawa nama Mama saya lagi.” Ia menilai bahwa membawa-bawa nama orang yang telah meninggal hanya akan menambah luka bagi keluarga yang ditinggalkan.
Pengakuan Denada: Akui Kesalahan dan Minta Maaf
Denada akhirnya mengakui bahwa Ressa Rizky Rossano adalah anak kandungnya. Dalam unggahannya di Instagram, ia menyatakan bahwa Ressa adalah anak kandungnya dan meminta maaf karena Ressa tidak hidup bersamanya sejak bayi.
“Saya Denada Tambunan menyatakan bahwa Ressa Rossano adalah anak kandung saya. Dan saya betul-betul minta maaf kepada Ressa karena Ressa tidak hidup bersama saya dari mulai dia masih bayi,” ujar Denada.
Denada menjelaskan alasannya menyembunyikan keberadaan Ressa selama 24 tahun. Saat itu, ia merasa kondisinya belum layak menjadi ibu. “Saat itu kondisi psikis saya sedang tidak layak. Saya juga minta maaf kepada Ressa karena baru saat ini setelah sekian lama baru saat ini saya memberi tahu Ressa bahwa saya ibu kandung Ressa.”
Ia berharap Ressa bisa menerima dirinya sebagai ibu kandung. “Saat ini saya cuma bisa berdoa dan berharap, semoga Ressa mau memaafkan saya dan menerima saya ibu kandungnya dengan segala kekurangan saya dan dengan keadaan bahwa saya masih harus banyak belajar untuk menjadi ibu yang sesuai dengan harapan anak-anak saya.”
Denada juga meminta maaf kepada mendiang ibunya, Emilia Contessa, serta keluarganya. “Saya juga minta maaf kepada almarhumah mama. Saya juga minta maaf kepada semua adek-adek saya. Semoga Allah mengampuni semua dosa-dosa dan khilaf saya, aamiin.”











