My WordPress Blog

Chat dibocorkan, Wardatina Mawa ungkap ancaman 20 tahun untuk Insanul Fahmi

Hubungan yang Memanas: Isi Chat yang Dibocorkan dan Ancaman 20 Tahun

Hubungan antara selebgram Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi kembali memanas setelah terungkapnya isi chat yang dibocorkan. Keduanya sedang menjalani proses perceraian, dan dalam sidang mediasi di Pengadilan Agama (PA) Lubuk Pakam, Medan, Sumatera Utara, Rabu (25/3/2025), mereka sepakat untuk berpisah. Namun, isu mengenai ancaman hukuman penjara selama 20 tahun muncul dari chat yang diterima Mawa.

Dalam mediasi tersebut, para pihak membahas soal nafkah, hak asuh, dan akses bertemu anak. Masih banyak poin yang akan dibicarakan dalam lanjutan mediasi. Namun, sebelumnya, Mawa sempat mengungkap interaksi pribadi dengan Insan di balik layar. Ia mengunggah tangkapan layar chat yang diduga berasal dari Insan di akun Instagram @wardatinamawa.

Di dalam chat itu, Insan menunjukkan kekesalannya. Ia menyampaikan bahwa ia tidak ingin dimain-mainkan seperti keset yang pernah dibuatnya. Ia juga menyatakan bahwa lebih tenang sekarang dan menyarankan agar pertemuan hanya dilakukan di pengadilan. “Nanti kalau orang itu semua masuk 20 tahun, A (anak Mawa dan Insan) Abang yang urus,” tulis Insan dalam chatnya.

Mawa kemudian meminta publik untuk mendukung keadilannya dalam kasus ini. Ia menyatakan bahwa ia bukan ingin membuka aib, tetapi ingin mencari keadilan dan memperjuangkan hak yang seharusnya ia dapatkan. Sebagai ibu tunggal, ia hanya ingin anaknya hidup dengan tenang dan nyaman.

Ia juga bertanya apakah di negara ini, seorang istri sah yang disakiti dan berani melapor bisa dihadapkan pada ancaman hukuman yang begitu berat. Ia mengaku tidak mencari simpati, hanya ingin didengar dan diperlakukan dengan adil. Ia percaya bahwa kebenaran mungkin ditunda, tetapi tidak akan pernah hilang.

Reaksi dari Insanul Fahmi
Menanggapi tindakan Mawa yang mengunggah tangkapan layar chat, Insan mengaku kesal. Meskipun ia tidak melihat langsung isi postingan Mawa, ia mengingatkan tentang dosa jariyah. “Aku kesal karena dia merendahkan,” katanya.

Menurut Insan, ia mengejar Mawa demi kebaikan bersama. Ia ingin damai dan mengakhiri proses hukum. Namun, Mawa terus menantangnya. Ia bahkan memperingatkan Mawa saat mediasi di Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Medan. “Itu nanti dosa jariyah kan adek istri abang,” ujarnya.

Tidak Lagi Berusaha Rujuk
Meski awalnya Insan berusaha untuk berdamai dan mempertahankan rumah tangganya yang sudah dibangun sejak 2019, Mawa telah memantapkan hatinya untuk berpisah. Kuasa hukumnya, Tommy Tri Yunanto, mengungkap bahwa Insan kini pasrah mengikuti kemauan sang istri.

“Kalau sekarang ini lebih pada ke pasrah aja, kalau Mawa mau pisah ya ikutin aja maunya,” kata Tommy. Menurutnya, Mawa sudah tidak memiliki keinginan untuk mempertahankan rumah tangganya. Oleh karena itu, kliennya bakal mengikuti semua kemauan dari sang konten kreator.

Selain itu, Insan juga akan terus menghadapi proses hukum atas laporan dari Mawa di Polda Metro Jaya. Mengingat Mawa belum mencabut laporannya dan kasus tersebut sudah sampai tahap penyidikan.

Interaksi di Ruang Mediasi
Wardatina Mawa mengungkap interaksinya dengan Insanul Fahmi selama sidang mediasi perceraian. Ia resmi menggugat cerai Insan di Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Medan, 26 Februari 2026 lalu. Sidang perceraian keduanya kini sampai di tahap mediasi yang digelar Rabu (25/2/2026) kemarin.

Dalam sidang itu, Mawa menceritakan interaksinya dengan pria yang diam-diam mengkhianatinya dengan menikah siri dengan selebgram Inara Rusli. Awalnya, ia dan Insan tidak saling berinteraksi. “Awalnya ya masih cuek-cuekan ya. Aku juga enggak mau lihat secara jelas ya dan detailnya dia,” ujarnya.

Kemudian, keduanya terlibat beberapa pembicaraan pribadi jelang akhir sesi mediasi. “Pas sudah sesi akhir kan itu mulai ada interaksi sedikitlah,” tuturnya. “Sedikit interaksi, pas aku lagi main HP ya. Dia terus kepo lihatin HP ya. Dia berusaha mencairkan suasana.”

Namun, Mawa menyatakan tak ingin banyak berbasa-basi dengan pria yang digugatnya cerai itu. “Respons aku biasa aja. Berusaha ya kalem aja sih, karena kan itu ada beberapa pertanyaan yang pastinya ranah pribadi ya.” Ia tetap menjawab pertanyaan Insan meskipun itu berkaitan dengan proses hukum dan pengadilan. “Berusaha tenangin hatilah,” tutupnya.


admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *