My WordPress Blog

Ressa Dapat Banyak Tawaran Endorse, Denada Bahagia, Anaknya Kini Bisa Cari Uang Sendiri: Alhamdulillah

Ressa Rizky Rossano Kini Banjir Tawaran Endorse

Setelah muncul ke publik, Ressa Rizky Rossano kini semakin dikenal dan banjir tawaran endorse. Hal ini membuat Denada, sang ibu, ikut bahagia melihat anaknya semakin mandiri dan bisa mencari uang sendiri.

Menurut Muhammad Iqbal, kuasa hukum Denada, ia merasa bersyukur melihat Ressa memiliki penghasilan sendiri. Ia mengatakan bahwa alhamdulillah, Ressa mendapatkan rezeki dari berbagai tawaran yang datang.

“Alhamdulillah kan dapat rezeki,” ucap Iqbal, dikutip dari YouTube Cumicumi, Sabtu (31/1/2026).

“Ya seorang ibu mesti senang anaknya bisa kerja, bisa dapat penghasilan lebih ya,” sambungnya.

Iqbal juga menegaskan bahwa Denada sebagai orang tua tentu bersyukur mengetahui Ressa banjir tawaran pekerjaan.

“Alhamdulillah. Dia kan tambah senang banyak yang mendoakan, banyak yang ngasih kerjaan,” kata Iqbal.

“Kayak Mbak Denada sebagai orang tua kan ya. Alhamdulillah,” tambahnya.

Denada Mengaku Curahkan Kasih Sayang dan Biayai Sekolah Ressa

Denada diwakili oleh kuasa hukumnya, Muhammad Iqbal, menegaskan bahwa selama ini tidak pernah tidak menganggap Ressa sebagai anak. Ia mengaku rutin mencurahkan kasih sayang bahkan membiayai sekolah Ressa.

“Pertama, Denada itu tidak pernah tidak menganggap Ressa itu sebagai anak. Garis bawahi itu!” tegas Iqbal, dikutip dari YouTube Cumicumi, Jumat (30/1/2026).

“Yang kedua, kasih sayang tetap dicurahkan, biaya-biaya tetap dipenuhi. Enggak kurang-kurang, sekolah juga,” imbuhnya lagi.

Pengacara mantan istri Jerry Aurum tersebut juga mengeklaim memiliki bukti mentransfer Ressa sejumlah uang, bahkan di bulan Januari ini.

“Saya itu punya bukti transfernya kemarin itu Januari tetap dikirimin ya,” tukas Iqbal.

Terkait pengakuan pihak Ressa yang membantah dibiayai, bahkan sama sekali tidak dianggap anak oleh Denada, Iqbal mengaku tak nyambung dengan kuasa hukum Ressa.

“Saya itu memang nggak pernah nyambung secara dalam kasus ini sama pihak kuasa hukumnya penggugat.”

“Cuma gini, apabila semua sudah dipenuhi sama pihaknya Mbak Denada maupun Bunda Emilia, sudah dipenuhi materi, kasih sayang, semua sudah dikasih. Yang ingin saya tanyakan, terus drama apa ini? Kan gitu,” ujarnya.

Ressa Ngaku Kerja Jadi Sopir Ibu Denada

Sementara itu pihak Ressa, diwakili oleh sang kakak ipar, Ronald, membuka cerita di masa lalunya. Termasuk bagaimana perlakuan ibu Denada yang juga merupakan nenek Ressa, Emilia Contessa semasa hidup.

Saat hadir di podcast Denny Sumargo, Ronald menceritakan asal-usul Ressa.

“Cikal bakal kenapa ini terblow up itu sebetulnya permasalahannya ketika dia sudah mulai mencari tahu asal-muasal jati dirinya,” ungkap Ronald, dikutip dari YouTube Denny Sumargo, Kamis (29/1/2026).

“Ya karena dia sudah mulai tumbuh, sudah besar otomatis rasionya kan sudah mulai jalan ya. Ada selentingan-selentingan informasi, ya dia sendiri mencari dan menggali kebenaran informasi itu,” seloroh Ronald.

Di momen itu, Ressa yang juga hadir menjelaskan posisi Emilia Contessa yang sebenarnya adalah neneknya, tetapi dipanggil Bunda dalam statusnya sebagai Bude.

“Emilia Contessa minta dipanggil Bunda. Bude, bude itu (tante) kakak,” jawab Ressa.

Menyahut Ressa, Ronald melanjutkan ceritanya. Termasuk bagaimana Emilia memperkerjakan Ressa, yang notabene cucu kandungnya sebagai sopir pribadi.

“Nah, Ressa ini sering diajak sama bundanya (Emilia) waktu itu. Apalagi ketika Bunda itu masih mencalonkan diri sebagai anggota dewan, itu (Ressa) pernah dipekerjakan sebagai sopirnya,” ungkap Ronald.

“Digaji nggih?” tanya Densu.

Membenarkan, Ronald mengungkapkan nominal gaji tersebut.

“(Digaji) Rp2 juta per bulan,” sahut Ronald.

Tak ingin disalahpahami, Ronald menguraikan terkait gaji itu.

“Dan kenapa saya harus garis bawahi bahwa itu memang dia digaji, biar nanti tidak ada kesalahan mis-persepsi dari publik bahwa seakan-akan Budenya sudah menafkahi dia gitu loh,” terang pria berkepala plontos ini.


Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *